sekedar sharing pemikiran dan perjalanan hidup ……

News

Jajak Pendapat: Amerika Biang Kerok Terorisme Global

Syabab.Com – Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Pusat Studi Arab-Eropa yang berkantor pusat di Paris menyimpulkan bahwa AS adalah biang kerok terorisme global.

Dari 86,4% responden berpendapat bahwa AS belum mencapai keberhasilan apapun dalam perang melawan terorisme setelah 10 tahun peristiwa September. Sebab menurut mereka bahwa AS sendiri adalah biang kerok dari terorisme global yang didirikan dan disebarkan oleh berbagai perang yang dilakukannya. Sementara para tokoh terorisme yang didukung dan dilindungi Amerika akan dihabisi setelah perannya selesai dan berakhir.

Sementara 8,2% responden menyakini bahwa dunia belum sepakat dengan satu definisi terkait terorisme. Lalu, bagaimana bisa sepakat untuk menghilangkannya. Adapun 5,4% responden mengatakan bahwa meskipun ada keberhasilan dalam menghilangkan sumber-sumber terorisme, namun ideologi teroris masih tertanam kuat dalam otak kelompok yang mereka sebut sebagai “pasien yang dapat dilepaskan pada suatu hari”.

Akhirnya pusat studi tersebut menyimpulkan bahwa AS telah menghabiskan sekitar 3-4 triliun dolar untuk pemberantasan terorisme tanpa mampu mencapai tujuannya karena berbagai kesalahan yang dilakukan sendiri. (lebih…)


Moskow Menjadi Kota Muslim Masa Depan, Jalan-jalan Pun Menjadi Masjid, 500 Ribu Kaum Muslim Padati Idul Fitri


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jika di negeri ini, anak-anak muda berjubel menuju stadion untuk menonton bola atau menonton konser musik maksiyat, tetapi tidak bagi anak-anak muda Muslim di Moskow, Rusia. Memang ada pemandangan yang unik di jantung kota Rusia beberapa hari lalu itu. Jutaan kaum Muslim dari berbagai penjuru daerah di Rusia berkumpul di Moscow untuk menyelenggarakan Sholat Idul Fitri 1432, Selasa, 30/08/2011.

Anak-anak muda tampak berjubel untuk mengisi jalanan-jalanan. Bukan untuk menonton sepak bola atau konser musik, melainkan mereka antri untuk ikut serta merayakan hari kemenangan usai shoum Ramadhan itu. 

Mereka dengan tertib melewati pintu-pintu penjagaan yang dibantu oleh pihak kepolisian setempat. Kemudian, mereka berbaris rapi membentuk shaf-shaf sholat. Sesuatu yang sangat luar biasa, mengalahkan komando tentara dari sebuah barisan upacara.

Saking penuh dan membludaknya, sholat Idul Fitri tersebut melewati batas penjagaan dan meluber memenuhi jalan-jalan di jantung bekas negara komunitas Uni Soviet itu. Lalu lintas kendaraan dan angkutan umum benar-benar diblokir. Gema takbir pun membahana ibu kota Rusia tersebut, Allahu Akbar!

Sekitar 500 ribu orang, menurut perkiraan polisi, menghadiri pelaksanaan sholat Idul Fitri di masjid yang kapasitasnya hanya maksimum 800 orang itu.

Kaum Muslim tersebut saling menyapa satu sama lainnya dengan ucapan, “Id Mubarak” (Id yang diberkahi). Usai khutbah Idul Fitri, kaum Muslim menuju jamuan makan, mereka saling memberi hadiah, membantu yang membutuhkan.

Ini merupakan perayaan sholat Idul Fitri terbesar di Moskow, di mana masjid-masjid tidak memenuhi kebutuhan komunitas Muslim yang terus berkembang di ibukota Rusia tersebut.

Menurut sebuah laporan, masjid yang tengah dibangun belum selesai. Konstruksi dihentikan selama beberapa tahun karena kekurangan dana. Kaum Muslim pun akhirnya berkumpul di jalan-jalan, menjadikan jalan-jalan Moskow menjadi masjid.

Mengapa anda di sini, tepatnya di tengah jalan? Tanya seorang wartawan kepara seorang jamaah. “Menjelang atau di luar, tidak ada tempat untuk sholat,” kata Toykin, seorang pekerja Uzbek, dia sudah bekerja 8 tahun di Moskow. “Masjid, tentu saja, tidak cukup, kemudian kita di jalan, makan dan minum”. Alkohol? “Tidak-tidak-tidak!” tegasnya.

Di sepanjang jalan menuju masjid, kaum Muslim berwudhu, menggunakan airt yang disediakan pada botol-botol plastik.

“Aku datang dari sebuah di desa di Tatarstan Rusia, kami tidak memiliki masjid, dan kebiasaan tersebut tidak dapat sholat. Tapi aku Muslim. Mereka mengatakan bahwa masjid di Moskow tidak cukup,” kata seorang penjaga yang berasal dari Tatar.

Subhanallah, semua ini hanya mengingatkan kita kepada Rasulullah Saw. tercinta yang telah bersabda:

“Perkara ini (Islam) akan merebak di segenap penjuru yang ditembus malam dan siang, Allah tidak akan membiarkan satu rumah pun, baik gedung maupun gubuk, melainkan Islam akan memasukinya sehingga dapat memuliakan agama yang mulia dan menghinakan agama yang hina. Yang dimuliakan adalah Islam, dan yang dihinakan adalah kekufuran” (HR. Ibnu Hiban).

Ini menunjukkan, masa depan ada di tangan kaum Muslim. Di saat itulah, Islam akan meliputi seluruh penjuru dunia di bawah naungan Khilafah, Insya Allah!

Jika di Rusia saja, anak-anak muda muslim memberikan loyalitas hanya kepada Allah Swt. semata, sungguh sangat memalukan bila di negeri yang bermayoritas Muslim ini malah anak-anak muda berjubel untuk menonton sepak bola atau konser-konser maksiyat.

Ya Allah, kumpulkanlah semua kaum Muslim di bawah naungan Khilafah yang akan menerapkan hukum-hukum syariat-Mu, amin ya rabbal ‘alamin. [m/zyalt/ridus/syabab.com]

Foto-Foto dan Video silahkan Lihat di www.syabab.com


Barat Ketakutan Dengan Konferensi Khilafah Yang Digelar Hizbut Tahrir di Seluruh Dunia

mediaumat.com- Situs “New American” mempublikasikan sebuah artikel yang ditulis oleh Raven Clabough pada hari Rabu (29/6/2011) dengan judul: “Konferensi Khilafah di Seluruh Dunia Termasuk di Amerika Serikat”. Berikut pernyataan-pernyataan penting dalam artikel tersebut.

Artikel itu dimulai dengan pernyataan, partai politik internasional yang dikenal dengan Hizbut Tahrir akan menggelar konferensi di Inggris pada tangga 9 Juli 2011. Dalam konferensi ini akan disampaikan berbagai pemikiran yang akan mengatur dunia dengan syariah Islam. Dikatakan juga bahwa Hizbut Tahrir saat ini telah mengumumkan akan menggelar konferensi lain di Belanda pada tanggal 3 Juli 2011. Situs “The Blaze”, sebuah situs berita dan analisis menunjukkan sebuah ironi dengan waktu konferensi yang akan digelar di Belanda, karena hal itu terjadi hanya beberapa hari setelah pembebasan Geert Wilders, seorang ekstrimis kanan Belanda yang memimpin perang melawan “Islamisasi Eropa”.

Penulis mengutip dari penyelenggara konferensi, bahwa konferensi akan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan persatuan Islam, dan pendirian Khilafah internasional. Penulis mengekspresikan kekhawatirannya terhadap Khilafah dengan mengatakan: “Bagi yang tidak tahu, Khilafah adalah negara Islam yang menggunakan kekuasaannya dengan syariah Islam.” Penulis menegaskan akan perlunya waspada dengan mengatakan bahwa selama revolusi Mesir, seorang konservatif “Pundit Glenn Beck” telah memperingatkan bahwa tuntutan final dari sebagian pemberontak adalah mendirikan Khilafah Islam di Mesir. Mereka memperlihatkan sejarah Mesir sebagai bagian dari Kekaisaran Utsmani sejak awal abad keenam belas hingga akhir abad kesembilan belas. (lebih…)


Jullian Assange : Facebook dan Google menjadi alat intelijen AS


WASHINGTON– Jullian Assange, pemilik dan pendiri Wikileaks, belum selesai.  Whistleblower Australia ini telah merilis ribuan dokumen pemerintah AS berlabel rahasia, kini ia berdiri di hadapan media untuk memberikan keterangan dan membuat ancaman terselubung tentang apa yang belum dilakukan.

Dia mendapat perhatian dari wawancaranya dengan statemen yang berani yang terakhir jelas menunjukkan di mana ia berdiri, di sebelah kanan pengguna internet untuk tetap anonim.

Dalam sebuah wawancara ekslusif dengan RT, Assange mengatakan bahwa jaringan yang paling populer di dunia sosial, Facebook merupakan yang paling berbahaya, sebuah “mesin mata-mata mengerikan”.

Ditanya tentang pemikirannya mengenai peran media sosial yang telah dimainkan dalam revolusi baru-baru ini di Timur Tengah, pendiri Wikileaks pergi ke arah lain.

“Facebook merupakan mesin mata-mata paling mematikan dan mengerikan yang pernah ditemukan,” ujarnya.  “Disini kita memiliki database dunia yang paling komprehensif tentang orang-orang, hubungan mereka, nama mereka, alamat mereka, lokasi mereka dan komunikasi satu sama lain, keluarga mereka, semua duduk di AS, semua dapat diakses untuk intelijen AS.”

Facebook, Google, Yahoo-semua organisasi utama AS-dibangun untuk intelijen AS. Mereka memiliki penghubung bahwa mereka telah dikembangkan untuk digunakan oleh intelijen AS.

Intelijen AS dan Facebook telah otomatis diproses.  “Setiap orang harus memahami bahwa ketika

mereka menambahkan teman-teman mereka ke Facebook, mereka melakukan pekerjaan bebas untuk badan-badan intelijen Amerika Serikat dibangun untuk database mereka,” ujar Assange.  (haninmazaya/arrahmah.com)


Rencana Besar AS yang Luput dari Perhatian Publik Dunia

Perhatian masyarakat dunia saat ini bisa dipastikan sedang terfokus pada kekacauan negeri-negeri Muslim yang sedang dilanda “revolusi”. Pemberitaan media massa, terutama media massa Barat yang selama ini kerap bias memberitakan dunia Islam, mendorong terbentuknya opini publik bahwa kekisruhan yang terjadi di negeri-negeri Muslim adalah ansih persoalan dalam negeri, bahwa rakyat menuntut pembaharuan dan menginginkan perubahan kekuasaan pemimpin-pemimpin muslim yang otoriter dan cenderung memperkaya diri sendiri. Tidak lebih.
Namun laporan yang dirilis Lembaga Intelijen Luar Negeri (SVR) Rusia mengingatkan kemungkinan adanya rencana besar dibalik memanasnya situasi di negeri-negeri Muslim, sebuah rencana untuk mengobarkan perang secara global yang tujuannya, apalagi kalau untuk mengembalikan hegemoni Barat, khususnya AS di dunia.
SVR dalam laporannya membeberkan peristiwa penting yang seolah luput atau “sengaja dialihkan” dari perhatian masyarakat dunia, yaitu tertangkapnya seorang warga negara AS bernama Raymond Allen Davis, 36, di Pakistan. Tertangkapnya Davis memicu ketegangan Pakistan-AS, dua sekutu yang bersahabat erat, terutama dalam perang AS melawan “teror” Al-Qaida dan Taliban.
AS mengecam Pakistan atas penangkapan Davis, yang diklaim sebagai salah seorang diplomatnya yang sedang bertugas di Pakistan. Tapi Lembaga Intelijen Pakistan (ISI) menyatakan Raymond adalah seorang mata-mata CIA. (lebih…)


Para Syuhada Khilafah di Tangan Sang Diktator Gaddafi

Novel dengan judul: Fi Bilâdir Rijâl (Di Negeri Para Pahlawan) oleh penulis Libya, Hisyam Mathar, menceritakan tentang kediktatoran rezim Gaddafi dan penindasan yang dilakukannya terhadap orang-orang Libya. Kami di sini tidak akan memaparkan aspek sastra novel ini, apalagi aspek pemikiran, yang menjadikan demokrasi sebagai alternatif paling baik untuk menggantikan kediktatoran. Namun, kami ingin menunjukkan bagaimana insiden eksekusi mati yang dilakukan oleh musuh Allah, Muammar Gaddafi terhadap sekelompok aktivis Hizbut Tahrir terbaik di Libya.
Jamil Salahut mengometari novel itu tentang bagaimana rezim Muammar Gaddafi yang diciptakan oleh Inggris ini, setelah 9 tahun berkuasa, telah melakukan kejahatan yang begitu mengerikan, dengan mengeksekusi mati 13 aktivis Islam, di antara para aktivis Hizbut Tahrir, pada bulan Ramadhan tahun 1978 M.
Sungguh, mereka itu adalah para aktivis yang telah mengabdikan diri mereka untuk membela agama Allah Swt, dan menerapkan Islam, meskipun mereka berada dalam situasi dan kondisi yang sangat buruk, yang mengharuskan mereka berpikir banyak. Akan tetapi dengan pemikiran dan tujuan mereka yang mulia yang diridhai Islam, mereka kembali kepada Tuhan mereka sebagai syahid, yang in syâ’ Allah mereka menduduki posisisayyidusy syuhadâ’ (pemimpin para syahid). Dengan ini mereka menjadi bahan bakar gerakan, dan meraih kemenangan dengan mendapatkan ridha Allah Swt. (lebih…)


Siapakah Khadafi Sebenarnya?

Khadafi menjadi pemimpin Libya lewat kudeta militer terhadap Raja Idris pada tahun 1969. Rezim baru Libya dipimpin oleh Dewan Komando Revolusi yang membubarkan sistem monarki dan memproklamasikan Negara Republik Arab yang baru. Kolonel Muammar Khadafi menjadi pimpinan Dewan Komando Revolusi yang secara defakto sekaligus sebagai pempimpin negara Libya.
Sejak mengambil-alih kekuasaan pada 1969 lewat kudeta militer, Kolonel Muammar Khadafi telah membentuk sistem politiknya sendiri, yang diklaimnya sebagai  gabungan dari sosialisme dan Islam, yang disebut oleh Khadafi sebagai Teori Internasional Ketiga (The Third International Theory).  Khadafi membentuk dirinya sebagai pemimpin Revolusi. Selama  tahun 1970-an sampai 80-an
Karena kegagalan nasionalisme Arab, Khadafi kemudian mengubah nama negaranya menjadi Great Socialist People’s Libyan Arab Jamahariya atau al-Jumahariyah al-‘Arabiyyah al-Libiyah as-Shabiyah al-Ishtirakiyyah al-Uzma.Khadafi mengklaim negaranya sebagai Negara   Jamahariya (Negara Rakyat). Akan tetapi, ini hanya secara teori, yang menyatakan diperintah oleh rakyat lewat dewan lokal. Faktanya, Libya adalah negara diktator militer. (lebih…)


HATI-HATI PRODUK HARAM BANYAK BEREDAR DI PASARAN!!

Oleh. Dra.Rahma Qomariyah

Mengerikan, inilah kata-kata yang pantas kita lontarkan saat mendapatkan informasi bahwa banyak sekali produk pangan, obat-obatan dan kosmetika yang beredar di pasaran, ternyata tidak dijamin kehalalannya.

Sebenarnya sejak adanya LPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia), kita merasa sedikit agak lega, karena Lembaga ini diberi wewenang pemerintah untuk menjamin kehalalan produk yang beredar. Prosedur yang dilakukan LPOM adalah meneliti produk Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika tentang kehalalannya dengan standart tertentu. Jika memang halal, akan diberi sertifikat dan label halal. Dengan demikian memudahkan kita saat berbelanja, tinggal melihat ada label halalnya atau tidak. (lebih…)


Syekh Taqiyuddin al-Nabhani, Sang Pendiri Hizbut Tahrir

hujjatul islam
Oleh Nidia Zuraya

Sedikitnya terdapat 25 hasil karya Syekh Taqiyuddin al-Nabhani yang memuat pemikiran dan ijtihadnya.

Sosoknya dikenal luas sebagai pendiri Hizbut Tahrir, sebuah gerakan politik berasas Islam berskala internasional. Nama lengkapnya Syekh Muhammad Taqi al-Din bin Ibrahim bin Mustafah bin Ismail bin Yusuf al-Nabhani. Cucu dari Syekh Yusuf al-Nabhani, seorang ulama terkemuka di era kekhalifahan Turki Utsmani itu adalah seorang hakim (qadi), penyair, sastrawan, dan sarjana Islam.

Tokoh yang dikenal dengan nama Syekh Taqiyuddin al-Nabhani itu dilahirkan pada 1909 di daerah Ijzim. Namanya dinisbatkan kepada kabilah Bani Nabhan, yang termasuk suku Arab penghuni padang sahara di Palestina.

Syekh Taqiyuddin sejak kecil telah menimba ilmu agama dari sang ayah. Ayahnya adalah seorang pengajar ilmu-ilmu syariah di Kementerian Pendidikan Palestina. Ibunya juga menguasai beberapa cabang ilmu syariah yang diperolehnya dari ayahnya, Syekh Yusuf al-Nabhani.  (lebih…)


Wahai Para Penakluk Pasukan Salib dan Tatar Waspadalah Jangan Sampai Amerika dan Anteknya Memperdaya Anda dengan Polesan atas Kerusakan Rezim!

بسم الله الرحمن الرحيم

Wahai Para Penakluk Pasukan Salib dan Tatar

Waspadalah Jangan Sampai Amerika dan Anteknya Memperdaya Anda dengan Polesan atas Kerusakan Rezim!

Wahai orang-orang yang melakukan perlawanan di Tahrir Square

Wahai semua keluarga kami di bumi Kinanah

Hiruk pikuk suara bising yang dibuat oleh Amerika dari balik tirai telah mulai diperdengarkan kepada Anda, dan dikelola oleh rezim di siang bolong … Yaitu suara-suara yang berupaya mempedaya Anda melalui penggantian wajah hitam rezim dengan wajah hitam yang lain … Suara-suara itu berupaya menjadikan permasalahan terbatas pada sosok Hosni Mubarak dan bukannya pada jari jemari rezim yang dia gunakan untuk mencengkeram. Suara-suara itu berupaya menjadikan perbedaan hanya pada pasal ini dan pasal itu di dalam konstitusi dan bukannya pada keseluruhan konstitusi sekular itu sendiri. (lebih…)