sekedar sharing pemikiran dan perjalanan hidup ……

Buletin Al Islam

RUU Intelijen: Lahirnya Kembali Rezim Represif?


[Al Islam 550]
Saat ini sedang di bahas RUU Intelijen oleh DPR bersama Pemerintah. Bulan Desember 2010 lalu, DPR telah mengajukan RUU Intelijen sebagai salah satu RUU inisiatif DPR. Menanggapi RUU itu, pemerintah yang diwakili Menhukham Patrialis Akbar, Menhan Purnomo Yusgiantoro, dan Kepala BIN Sutanto, Rabu (16/3/2011) lalu menyerahkan Daftar Inventaris Masalah (DIM) RUU Intelijen kepada DPR.

Ada satu hal yang mengusik pikiran terkait momentum didesakkannya pembahasan RUU Intelijen ini. Yaitu, pembahasan RUU tersebut didesakkan setelah terjadi berbagai bentrokan antar kelompok sejak pertengahan tahun lalu, lalu beberapa kejadian kekerasan yang dituduhkan berlatar belakang agama, menyusul teror “bom paket” dan terakhir mencuatnya isu kudeta. Dalam setiap kejadian itu, diantara yang pertama mencuat adalah opini bahwa semua itu karena kelemahan intelijen dan karenanya intelijen harus diperkuat. Semua itu -yang tidak bisa dilepaskan dari kesan adanya rekayasa- seolah menjadi “berkah” untuk mendesakkan pembahasan RUU Intelijen dan mempercepat pembahasan dan pengesahannya. (lebih…)

Iklan

Diktator Qaddafi dan Kelemahan Para Penguasa Muslim


[Al Islam 549]
Sejak berkuasa pada 1 September 1969, Qaddafi telah banyak melakukan kekerasan, penyiksaan dan pembunuhan. Diantara yang terekspos:

  • Pada tahun 1970 Qaddafi memerintahkan polisi dan pasukan keamanan Komite Rakyat menangkap ratusan warga Libya yang menentang atau pihak yang dikhawairkan dapat menentang pemeritahannya.
  • Pada tahun 1976, sebanyak 22 perwira dieksekusi.
  • Pada tahun 1980 Qaddafi menjatuhkan hukuman mati kepada orang-orang asing yang dia sebut “anjing liar”.
  • Pada tahun 1988 menurut laporan Amnesti Internasional, Qaddafi melakukan penangkapan sewenang-wenang, penghilangan, penyiksaan dan hukuman mati.
  • Human Right Watch menyatakan, pada tahun 1996 rezim Qaddafi menembak mati lebih dari 1000 orang di penjara Abu Salim.
  • Dalam pidatonya pada peringatan khataman mushhaf keseratus, 3 Juli 1978 di Universitas Mawla Muhammad di Tripoli, Qaddafi mengatakan bahwa hadits-hadits Nabi saw itu tidak boleh diambil, dan wajib hanya mengambil al-Quran saja. Koreksi dari Hizbut Tahrir melalui delegasi pada 27 Ramadhan tahun itu dan Memo kepadanya, dia tanggapi dengan berang. Berikutnya Rezim Qaddafi menangkapi syabab Hizb. Diantara mereka sebanyak 13 orang dieksekusi pada bulan April 1983 dan April 1984 di depan khalayak.

Kebiadaban Qaddafi tidak berhenti hingga hari ini. Dia menggunakan tentara dan orang-orang bayaran dengan senjata, bom dan berondongan peluru untuk menghadapi rakyat yang berdemonstrasi menuntutnya lengser. Akibatnya menurut Francois Zimeray, Direktur Human Right Watch, yang menyaksikan kondisi dilapangan, jumlah korban yang tewas sampai akhir Februari sudah mencapai 2.000 orang dan ribuan lainnya luka-luka (lihat, eramuslim.com, 25/2/11). (lebih…)


Kejahatan Narkoba, Kejahatan Kapitalisme

[Al Islam 548] Memasuki Maret 2011, publik dihentak dengan penangkapan sejumlah selebritis pemakai narkoba. Diawali dengan Yoyok ‘Padi’, dilanjutkan dengan pencidukan mantan artis cilik dan remaja Iyut Bing Slamet, dan terakhir rombongan anggota dan kru grup musik Kangen Band meski kemudian sebagian dari mereka dilepas lagi oleh kepolisian.

Pada awal tahun ini, Kepolisian Daerah Metro Jaya sempat menyatakan bahwa 17 artis menjadi target operasi dalam kasus narkotik (Tempointeraktif.com,10/3). Artinya, bukan tidak mungkin daftar selebritis yang terjaring operasi narkoba bertambah lagi. (lebih…)


Koalisi dan Reshuffle: Jauh dari Kepentingan Rakyat

[Al Islam 547] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memberikan sanksi dan bahkan mengeluarkan partai politik dari keanggotaan koalisi pendukung pemerintah jika parpol tersebut tidak lagi berkomitmen untuk mematuhi kesepakatan koalisi. Peringatan itu disampaikan karena ia melihat ada parpol yang melanggar kesepakatan koalisi (Kompas, 2/3).

Sejalan dengan itu, perombakan Kabinet Indonesia Bersatu II dipastikan tidak sekadar wacana. Staf Khusus Presiden bidang Informasi, Heru Lelono, di Kantor Presiden, Senin (7/3) seperti dikutip harian Republika (8/3) mengatakan, “Ini (reshuffle) konkret karena sudah mau dibicarakan”. (lebih…)


Wahai Warga Libya … Wahai Cucu-cucu Umar al-Mukhtar

بسم الله الرحمن الرحيم

Wahai Warga Libya …

Wahai Cucu-cucu Umar al-Mukhtar

Setelah diktator Libya hampir binasa, Barat dengan dua sayapnya, Amerika dan Eropa, melongokkan kepalanya untuk melakukan intervensi militer dan aktivitas politik untuk merekayasa pengganti thaghut. Kadang kala dengan alasan mengevakuasi warganya dari Libya secara militer, dan kadang dengan alasan penjagaan kemanusiaan dan pembentukan wilayah udara terlarang. Hal itu seperti yang ada di dalam pernyataan para pejabat di Eropa dan Amerika tanggal 25 Februari 2011.

Eropa berupaya memperbarui pengaruhnya setelah diktator Libya, al-Qaddafi, habis peranannya dalam menjaga pengaruh itu selama 40 tahun. Eropa berupaya merekayasa pengganti al-Qaddafi dengan bentuk yang sama tetapi dengan wajah yang lebih sedikit celanya untuk mengelabui masyarakat. Sedangkan Amerika berupaya menyaingi Eropa dalam merekayasa pengganti al-Qaddafi dengan upaya mengekspos wajah yang cantik! Keduanya (Eropa dan AS) adalah penjahat yang ditolak oleh darah suci dan kaum mukmin … (lebih…)


Liberalisasi Harga Bahan Bakar Secara Syar’i Haram

[Al Islam 545] Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana liberalisasi harga bahan bakar minyak jenis premium yang sebelumnya disubsidi oleh pemerintah, sehingga harganya murah dan permintaannya besar. Premium selama ini digunakan oleh kendaraan umum dan kendaraan pribadi. Pemerintah berdalih, subsidi yang diberikan selama ini tidak sampai kepada mereka yang berhak, yaitu orang-orang miskin. Sebab, 40% dari jumlah penduduk hanya menikmati 16% dari jumlah subsidi, sementara kelas menengah yang mencapai 60% dari jumlah penduduk menikmati 84% dari jumlah subsidi.

Kebijakan pemerintah ini akan menyebabkan kelangkaan premium di pasaran, sehingga masyarakat akan beralih menggunakan pertamax yang tidak disubsidi. Hal ini akan sangat menguntungkan perusahaan-perusahaan minyak multi nasional yang membuka SPBU di seluruh negeri ini. Kelangkaan premium di pasaran akan dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, sehingga masyarakat pun terpaksa membeli pertamax. Hal itu membuat perusahaan-perusahaan multi nasional tersebut meraup keuntungan yang sangat besar, karena tidak ada yang menyaingi di pasar. (lebih…)


Seruan Hizbut Tahrir kepada Dewan Agung Militer Mesir

بسم الله الرحمن الرحيم

Penjaga Camp David Yang Kedua pun Jatuh!

Tiga puluh tahun lalu, Anwar Sadat dijatuhkan dengan keras oleh para aktivis mukmin Mesir. Itu sebagai balasan kejahatan yang dilakukannya berupa penandatanganan perjanjian Camp David yang khianat dengan entitas Yahudi perampas Palestina, bumi Isra’ da Mi’raj, bumi kiblat yang pertama …

Hari ini jatuh dan terusir pula lah Hosni Mubarak, pewaris Sadat dalam menjaga Camp David, yang memelihara pasal-pasalnya, dan yang melaksanakannya sebagai pengkhianatan kepada Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukmin …

Dua orang itu jatuh akibat perbuatan tangan keduanya setelah keduanya membangun istana, memiliki harta yang banyak, kemudian mereka tinggalkan di belakang mereka!

{ فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَ }

Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan merekapun tidak diberi tangguh.
(QS ad-Dukhan [44]: 29) (lebih…)


Ahmadiyah Berulah (Cermin Kegagalan Penguasa Menjamin Rasa Keadilan Umat Islam)

[Al Islam 543] Bentrokan fisik kembali pecah antara masyarakat dengan jemaat Ahmadiyah, terjadi sekitar pukul 10.30 Wib hari Ahad (6/2/2011), di kampung Pasir Peuteuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Akibatnya tiga orang tewas dan sejumlah lainya luka-luka. Menurut beberapa sumber informasi yang bisa dipercaya, bentrokan dipicu oleh sikap dan pernyataan jemaat Ahmadiyah yang provokatif terhadap masyarakat setempat. Kapolri Timur Pradopo menyatakan para penentang Ahmadiyah adalah warga setempat dan sementara Jemaat Ahmadiyah dibantu sekitar 15 orang yang disinyalir datang dari Bekasi (Republika, 7/2) -menurut sebagian media lain, jumlahnya sekitar 20 orang lebih datang dari Jakarta – dengan maksud mengamankan aset Ahmadiyah dan membela jemaat Ahmadiyah sampai titik darah penghabisan. (lebih…)


Mewujudkan Perubahan Hakiki di Dunia Islam

[Al Islam 542] Mesir bergolak oleh aksi massa besar-besaran sejak 25 Januari lalu. Lebih dari 125 orang tewas dalam rangkaian aksi unjuk rasa itu dan lebih dari 1000 orang lainnya ditangkap pasukan keamanan Mesir.

Revolusi Mesir ini diilhami oleh Revolusi Melati di Tunisia yang berhasil mengusir presiden Tunisia, Zine El Abidine Ben Ali, setelah berkuasa selama 23 tahun. Inspirasi itu juga telah menjalar ke Aljazair, Yaman, Yordania. Dan mungkin juga akan menjalar ke Syria, Libia, Sudan, Saudi Arabia dan negara lainnya. Rangkaian semua itu digambarkan sebagai revolusi arab yang berujung perubahan di dunia Arab. (lebih…)


Menggugat Kebohongan Rezim dan Sistem Sekular

[Al Islam 541] Sebagaimana ramai diberitakan beberapa waktu lalu, sekitar 100 tokoh nasional berkumpul di Jakarta, Senin (17/1/2011), dengan agenda khusus membahas kebohongan Pemerintahan SBY-Boediono. Penggagas pertemuan ini adalah mantan Menteri Keuangan Rizal Ramli. (lebih…)